Gambar

Jurai – Kisah Anak-Anak Emak di Setapak Impian

Jurai - Kisah Anak-Anak Emak di Setapak Impian

Mungkin benar, kehilangan adalah hal paling menyakitkan. Terlebih bila kehilangan seseorang yang paling dikasihi. Begitulah yang terjadi padaku. Ebak meninggal saat aku masih kelas 5 SD.


Aku, anak laki-laki satu-satunya dari empat bersaudara, dipaksa untuk dewasa sebelum waktunya. Tampil ke muka untuk memikul segala tanggung jawab menggantikan Ebak. Bagaimanapun laki-laki harus memimpin limas di dusun kami, Tanah Abang-Muara Enim.
Ternyata luka belum puas menyapa. Rahasia kematian Ebak terkuak. Tak hanya itu, rahasia terbesar Ebak yang dia bawa sampai ke liang kubur pun terbongkar. Seorang perempuan muncul di petang basah bersama dua orang anaknya. Emak terkapar. Seseorang yang selama ini dia hormati dan kasihi telah menikamnya dari belakang.
Mungkin dendam yang bersemayam di hati Emak. Dendam pada kebodohannya. Buta baca-tulis telah membuatnya tersakiti. Kepedihan inilah yang membuat Emak kepayahan membanting tulang demi menghidupi mimpi-mimpi kami, termasuk anak-anak gadisnya, untuk sekolah setinggi mungkin, agar luka ini tak terulang lagi. Walau semua itu harus dibayar sangat mahal. Tapi dari sanalah kisah anak-anak Emak dimulai…

Keterangan:

Novel Keluarga

Ukuran : 13.5 x 20 cm

ISBN : 978-979-22-9338-8

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Cetakan: I, Februari 2013.

Harga : Rp 58. 000

Edar serentak 7 Maret 2013.

By AlamGuntur Posted in Buku

3 comments on “Jurai – Kisah Anak-Anak Emak di Setapak Impian

  1. keren kak, salam kenal🙂 novel kakak yang berjudul jurai sangat bagus (y) saya memiliki novelnya.. ternyata kakak asal dari muara enim sama seperti saya🙂 smoga saya bisa menjadi penerus kakak aamiin

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s