Penerbit BIP Cari Naskah Novel. Kirim via Email!

Kamu punya banyak naskah novel? Tapi cuma disimpen di folder laptop? Hadeh, sayang banget. Siapa tahu naskah novelmu itu bakalan laris manis di pasaran, cetak ulang berkali-kali, terus difilmkan. Jangan cuma mimpi. Semua itu nggak bakalan terwujud kalau naskahmu tetap jadi fosil di folder laptop. Jadi, terbitkan novelmu! Ke mana? Tawarkan ke Penerbit BIP. Mereka lagi cari naskah, nih. Syaratnya? Baca keterangan lengkap di bawah ini :

BIP cari novel

Iklan
By AlamGuntur Posted in cerpen

Mau Kado 200-an Judul Buku dari Penerbit BIP?

Kamu punya taman baca yang dibuka untuk umum? Perlu tambahan koleksi? Nih, Penerbit BIP akan memilih 20 perpustkaan/taman baca untuk diberi bantuan 200-an judul buku yang tentu saja berbeda-beda judulnya. Waw! Keren banget, kan? Kalau 1 buku saja harganya Rp 40.000-an. Berarti bantuannya sekitar Rp 8.000.000. Lumayan banget untuk bantu perpustakaan dan taman bacamu, kan? Sayangnya, buku kumpulan cerpen gotikku #MagiPerempuandanMalamKunangkunang, terbitan Gramedia Pustaka Utama. Jadi kayaknya nggak ada di dalam 200-an judul itu. Tapi kamu bisa beli kan? 😀

Kado BIP

By AlamGuntur Posted in cerpen

#CERPEN – Putri Buta dan Sepasang Gagak Pemakan Mata (Lampung Post, 1 November 2015)

capture-20151111-203044

ilustrasi oleh Lampung Post

DULU, dulu sekali, sebelum Ashputtle menjadi buta, dia seorang gadis jelita dengan sepasang bola mata yang bulat bening, menawan. Hei, kau tahukan kisah ini? Ceritanya begitu melegenda, menjadi dongeng pengantar tidur untuk anak-anak. Sayangnya, cerita yang tersiar bukanlah kisah yang sebenarnya. Kuberitahu, Ashputtle tidak hidup bahagia selama-lamanya dengan sang pangeran. Justru sebaliknya, dia hidup menderita sampai akhir hayat.

Baca lebih lanjut

By AlamGuntur Posted in cerpen

#CERPEN – Kue Bulan dan Rencana-rencana Kecil Liu (Tribun Jabar, 11 Oktober 2015)

Kue 1

LIU memandang almanak bergambar naga hijau yang tertempel di dinding dapur. Dia sengaja memindahkan kalender itu dari ruang tengah ke sini. Tujuannya cuma satu, agar dia bisa terus melihat angka di almanak setiap hari, jadi dia tak lupa untuk mencoret tanggal hari ini dengan spidol. Liu tak mau sampai melupakan satu hari pun, sebab Perayaan Kue Bulan tahun ini sangat istimewa. Kokonya, Zixin, pulang untuk pertama kali sejak merantau ke Jakarta lima tahun lalu.

Baca lebih lanjut

By AlamGuntur Posted in cerpen

Daftar Panjang Unsur-unsur Kegelapan dalam Magi Perempuan dan Malam Kunang-kunang

#Review #Magi dari Mas Yudhi Herwibowo

Yudhi Herwibowo

CMcb5eXUAAAc3aR.jpg largeKisah misteri selalu punya pembaca sendiri. Dari yang kadarnya ringan seperti kisah thriller pembunuhan sampai pada kisah hantu-hantu pencabut nyawa, bagi saya pribad semuanya menarik. Mungkin karena saya sendiri tumbuh dengan bacaan-bacaan Alfred Hitchcock yang menegangkan. Tak hanya itu, kesukaan saya pada cerita misteri sampai pada film-film Indonesia yang dulu sering diputar di TPI tempo doeloe. Tentu yang ini kadarnya lebih berat. Horor.

Menariknya sekarang, dalam dunia cerpen yang beredar di koran, cerita-cerita misteri (dan horor tentunya)  memiliki tempat sendiri. Kalau rajin mengamati cerpen-cerpen di koran, cerita misteri selalu rajin menghampiri pembaca-pembacanya. Tentu dalam kadar yang berbeda-beda. Pihak penerbit pun rasanya, tak ragu menerbitkan kumpulan cerpen seperti itu. Bahkan di akhir tahun 2014 sampai tahun 2015 ini, cerita misteri merajai penerbitan buku-buku remaja.

Namun, bukan perkara mudah menulis cerpen beraroma misteri, apalagi horor. Mungkin seorang penulis bisa sesekali menulis cerita seperti itu, namun tak banyak yang sampai menulisnya berkali-kali.

Beberapa…

Lihat pos aslinya 857 kata lagi

By AlamGuntur Posted in cerpen

#CERPEN – Menjelang Kematian Dulkarim (Republika, 06 September 2015)

capture-20150907-155236

Ilustrasi oleh Republika

SEPEKAN ini, orang-orang di Tanah Abang dikejutkan dengan berita sekaratnya Dulkarim. Laki-laki berumur setengah abad itu memang sudah lama sakit. Namun tak ada yang tahu persis tentang apa sakitnya. Istri dan anak-anaknya selalu bungkam bila ditanya tetangga perihal penyakit yang diidap Dulkarim. Akan tetapi, orang-orang menduga, musabab sakit misterius Dulkarim ini pasti ada kaitannya dengan kejadian sepuluh tahun lalu. Kejadian memalukan sekaligus memilukan. Tak akan ada orang di Tanah Abang yang bisa melupakan peristiwa itu. Sampai tulang belulang Dulkarim memutih di alam kubur, riwayat luka itu akan terus dikenang.

Baca lebih lanjut

By AlamGuntur Posted in cerpen

#CERPEN – Batu Giok Kaisar Langit (Fajar Sumatera, 21 Agustus 2015)

Magi Cetak

Kumcer “Magi Perempuan dan Malam Kunang-kunang”, Penerbit Gramedia Pustaka Utama sudah tersedia di toko buku. Harga Rp 48.000

SEMALAM, Zao Ang bermimpi didatangi laki-laki tua berjanggut putih panjang. Saking panjangnya, Zao yakin janggut lelaki tua itu hampir mencapai pusar. Namun bukan itu yang membuat Zao menganggap mimpinya istimewa serta mendorongnya segera menggali tanah di samping pokok pacar cina yang ada di halaman belakang rumahnya, ketika pagi masih remang, tetapi ….

Baca lebih lanjut

By AlamGuntur Posted in cerpen

#CERPEN – Bolu Delapan Jam (Kompas, 23 Agustus 2015)

Ilustrasi Kompas

Kompas, 23 Agustus 2015, halaman 27

Lebaran tanpa bolu delapan jam bukanlah Lebaran bagi ayah. Anehnya walaupun ibu positif mengidap diabetes kering, ayah tetap saja meminta ibu membuat bolu ini saat Ramadhan memasuki hari-hari terakhir-pastinya saat Lebaran ibu harus mencicipi juga. Bagiku, menyuruh ibu membuat bolu ini sama saja membunuh ibu secara perlahan. Kadar gula bolu ini berlipat-lipat, gigimu akan ngilu saat gigitan pertama menyentuh lidah. Ganjilnya ibu tak mengeluh, tak membantah, tetap memenuhi permintaan ayah. Mungkin benar cinta dan kesetiaan membuat orang rela melakukan apa pun termasuk mati. Namun, apakah benar cintalah yang membuat ibu seperti itu? Bertahun kemudian, aku tahu jawabannya.

Baca lebih lanjut

By AlamGuntur Posted in cerpen